Kutukan atau Memang Nasib Bangsa Indonesia ?? (updated — comment is disabled)
Permasalah dan bencana datang silih berganti di bumi Indonesia. Mungkin masih teringat dibenak kita begitu dasyatnya bencana Tsunami di Aceh yang juga melanda sebagian negara² Asia. Lebih dari dua bulan pasca bencana tsunami, jumlah korban yang tewas mencapai angka 273.435 orang. (data selengkapnya di Aceh Media Center).

Belum bencana² yang lainnya, seperti Banjir yang melanda berbagai daerah, jatuhnya beberapa pesawat, sampai longsor sampah di Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, tidak saja menewaskan ratusan penduduk, tapi juga menelan nyawa puluhan pemulung.

Belum lagi bencana² lain yang melanda di berbagai daerah. Dan entah sengaja atau tidak, dua masalah baru muncul yaitu konflik Ambalat dan kenaikan BBM.
Huh !! terus kalo’ sudah begini, siapa yang menjadi korban?? Rakyat kecil kan. Ya Allah ….

Ibu Pertiwi berduka
Menunduk sedih melihat bayang hitam cakrawala
Ibu Pertiwi berdesah lirih
Kapan bisa tersenyum lagi seperti tahun empat lima
Melihat semangat juang anak bangsa yang pantang menyerah
Demi terwujudnya INDONESIA MERDEKA !!!

dalam kondisi seperti ini, bisa jadi ini ujian bagi Bangsa Indonesia on. Kalo misalnya Indonesia berhasil melewati ini semua mudah2an ada masa depan yang cerah di Indonesia. yang jelas kita patut bangga karena merdeka dengan hasil keringat sendiri, bukan merdeka karena pemberian dari negara lain seperti negara tetangga kita *sambil ngelirik ke Malaysia*
Comment by dudi — 10 March 2005 @ 21:27
dan akhirnya indonesian juga minta bantuan dari negara tetangganya yang diberi kemerdekaan untuk membangun banda achehnya kembali. sungguh pathetic.
Comment by indomee — 11 March 2005 @ 14:08
indomee: bisa dijelaskan sapa yang meminta bantuan? setahu saya justru negara tetangga yang menyumbang. Maaf, kami bukan negara yang mudah mengemis. Itu sebabnya kami merdeka dengan keringat dan darah kami sendiri. Bahkan justru negara tetangga yang kemerdekaannya hanyalah pemberian dari negara lain.
BTW, anda sendiri tidak melampirkan identitas yang jelas untuk berdiskusi. Sungguh naif anda berkata seperti itu.
Jika ingin diskusi tentang ini dengan hati dingin, mohon lampirkan pula identitas anda yang jelas seperti saya.
Comment by dudi — 11 March 2005 @ 23:51
mudah betul kata tak meminta bila bantuan sudah di terima. kenapa tak buat macam India menolak semua bantuan terus. sebabnya miskin kan? kami yang menyuap sebilangan rakyat Indonesia dan hari ini tangan itu mahu di gigit.kami merdeka guna jalan rundingan, pakai akal bukan emosi ertinya kami lebih bijak sebab itu hari ini Malaysia negara yang moden dan Indonesia antara negara paling korup(MY =34, ID=96 with rank 102 being the most corrupt country according to Transparency International). Simpanlah wang derma untuk Aceh itu kerana kami ikhlas. Makanlah untuk isteri dan anak2 ,binalah rumah, sekolah dan tandas tapi simpanlah sedikit kerana masa depan mungkin kami tidak menghulur lagi. pathetic? damn right you are.
Comment by MR Sam — 12 March 2005 @ 09:44
Mr. Sam: bantuan tetaplah bantuan dan tetap berbeda dengan meminta/mengemis. Dalam padanan bahasa Indonesia meminta dan diberi adalah dua makna yang berbeda
Anda boleh berbangga menjadi warga Malaysia. Sayapun bangga menjadi warga Indonesia. Tapi tiada guna kita diskusi jika saling mencela.
Sekali lagi, jika anda ingin diskusi dengan terbuka, mohon cantumkan identitas anda yang jelas (URI anda tidak dapat saya akses dari Indonesia).
Saya pun mencantumkan identitas jelas dan ada nama saya di Jeffooi.com.
Salam dari Malang, Jawa Timur, Indonesia
Comment by dudi — 12 March 2005 @ 14:10
sebagai rakyat Malaysia, saya SYMPATHETIC terhadap warga Aceh, yang buminya dilanda bencana dan perang…tetapi saya lebih SYMPATHETIC terhadap warga Malaysia yang masih boleh menulis komen yang berbau kesombongan…sambil ngelirik ke komentar yang tidak berani diletak nama benar
Comment by RZA — 14 March 2005 @ 08:38
Siapa yg minta bantuan ? Gelo luh org2 malaysia bego , Amrik , australi , jepang , E U semua memberi bantuan tanpa diminta datang sendiri !!! Mereka tahu Indonesia bangsa besar dan budi pekerti , siapa yg perlu bantuan malaysia ?? nilainya mana ada apa2 kalau di bandingin negara laen ?? tanpa malaysia, semua negara di dunia datang sendiri membantu Indonesia tanpa di minta tau!!! siapa yg perlu kau malaysia kecil, kalau malaysia yg kena bencana alam ?? hahaha kayaknya ga ada negara di dunia yg mau kasih apa2 tuh , kaga ada temen apalagi Australia lg benci2 nya ama malaysia , & karena negaramu tak terkenal spt Indonesia .bantuan datang sendiri tanpa di minta dr seluruh dunia cause Indonesia is a BIG COUNTRY !!
Comment by Prins — 15 March 2005 @ 21:57
utk mr.sam
u ga bisa compare ur small country dgn Indonesia . negaramu “ga selevel” dgn Indonesia. U said Indonesia poor? Ok lets see Indonesia has poor people of 30% jadi 100jt yg miskin, 180jt termasuk kaya. Bila di bandingkan dgn negaramu brapa yg miskin ??? kasih lah 10% cuma 15jt yg kaya?? HAHAHAHA SELURUH MALAYSIAMU YG KAMU CINTA PUN AKAN DIBELI AMA ORG2 INDONESIA, u stupid boy.180jt rich ppl vs 15jt rich ppl ? HAHAhaHA r u joking me u idiot boy, INDONESIA msh lebih kaya berkali kali lipat dr stupid malaysia mu itu !! Apalagi assets negara , sudah jgn di katakan lagi , yu itung aja sendiri luas INDONESIA en brapa byk kota2 dr ujung ke ujung sono, luas en kota2 di negaramu ?? huahuahuhaua I sendiri yg BELI YOU LAH OK ?? Yg kamu lihat di tv bencana alam ama tki ?? itu cuma 1 - 5 jt org yg miskin.U tau kan INDONESIA IS HUGE ARE U silly boy? YOU know how many the rich ppl if its HUGE ,dont you? 15 times what u got there!! apaan tuh kamu malaysia kasih makan ??? Hahaahaha INDONESIA is your FATHER forever !!! INDONESIA YG MEMBANGUN & MEMBANTU NEGARA2 DI ASEAN termasuk engkau malaysia,sekjen ASEAN lokasi di jkt !!,emang malaysia kasih brapa paska tsunami ?? I think u r a real stupid joker. OK LETS SEE Australi , Germanny, USA , JPN,KOREA, RUSSIA, ENGLAND , ARAB COUNTRIES ,CHINA ,FRANCE , SPAIN, etc masih berlusin2 negara2 di seluruh dunia, mereka kasih bantuan tiap negara dalam hitungan billion $$$. negaramu??? HAHAHAHAUHAUHA KAU BUAT BELI NASI LEMAK DI NEGARAMU SAJA SANA TUH CUMA CUKUP BUAT SATU BUNGKUS!!!!! u negara miskin byk omong!! I think ur too much bunch of bullshit and crapshit . You malaysia nobody sympatics u in the world ,even u kena tsunami ?? NO COUNTRY HELP and now one CARES !!! hauahauhaua u malaysia loser
Comment by wric — 15 March 2005 @ 23:28
indra: bisa lihat apa yang saya maksudkan dengan perbalahan “my dick is bigger than your dick?”
Comment by RZA — 15 March 2005 @ 23:53
Donner semicolons traumatic tropical,muscling?abreactions?anomie
Comment by farm mortgage credit report — 11 November 2005 @ 14:47
golfers:suppressors Katherine dispensers.Afrikaans carbonizers relinquishes Leninism
Comment by bonus — 17 November 2005 @ 10:22
solver fling.unions spatially fingerprint unnaturalness dressed brash
Comment by tamiflu purchase modafinil — 12 January 2006 @ 11:23
Between the end of April and the end of 1910, clubinfo.gr many American magazines published their own appraisals, recollections and tributes to MT. modernartimages.com These pieces are longer, and intended to be more thoughtful and definitive, than the newspaper notices. wedding rings Many were written by MT’s friends and acquaintances. Twelve such essays, diamond ring from eleven magazines, are available at present here. Diamond http://www.natalia-diamonds.com/Engagement-Rings/Engagement-Ring_ItemTag_ER-027.aspx
Comment by Diamond — 2 February 2006 @ 21:42
A newspaper in Iran is now holding a cartoon contest called Holocaust Cartoons. Iran made Holocaust denial government policy when Iran foreign minister Manouchehr Mottaki said in December that remarks made by the Iran president that the Nazi mass murder of Jews during World War II was a myth. By the time he died in 1910, Mark Twain was perhaps the best-known national celebrity. His final illness, death and funeral were treated as front page news across the country. evibgyor.com Most papers relied on the Associated Press reports of these final events; by clicking on the paper at left, you can see how the AP covered the story. pearlshoppes.com http://www.pearlshoppes.com/LMABEAUTY/directory.php/Shopping/Jewelry/Jewelry.html
Comment by pearlshoppes.com — 20 February 2006 @ 06:53
If the weight is given in decimal parts of a carat, the figure should be accurate to the last decimal place. One type of treatment fracture filling conceals cracks in diamonds by filling them with a foreign substance. If diamond weight is stated as fractional parts of a carat, the retailer should disclose two things that the weight is not exact wedding rings, and the reasonable range of weight for each fraction or the weight tolerance being used. wedding rings http://www.gold-custom.com/
Comment by wedding rings — 24 February 2006 @ 04:07
Simulated diamonds have long been held in disfavor, because of the assumption that simulation necessarily implies inferiority designer diamond rings. So it might come as something of a surprise that many professional gemmologists are now selling simulated diamonds alongside the real thing. Many of mans finest creations have been born in the lab, and moissanite diamonds are no exception. 2 earrings for man http://www.gold-custom.com/Loose-Diamonds/Loose-Diamonds.aspx
Comment by 2 earrings for man — 24 March 2006 @ 11:07
It may be so goes the first heavy week of earnings, queen-beads net so goes the first quarter, he added, playing on the old adage about the S&P 500 performance in January which says, so goes January, so goes the year
Comment by car-insurance tipshere com — 8 May 2006 @ 22:01
http://gbooks2.melodysoft.com/app?ID=any_ringtones
see free ringtones
about [URL=”http://gbooks2.melodysoft.com/app?ID=any_ringtones”]free ringtones[/URL]
find [URL]http://gbooks2.melodysoft.com/app?ID=any_ringtones[/URL]>
Comment by ringtones — 10 May 2006 @ 14:21