Sebuah lantunan lagu yang begitu harmonis antara musik dan lirik. Lagu yang berjudul “Siapa Gerangan Dirinya” mengisahkan sosok laki-laki mempunyai sahabat dari korespondensi dengan seorang wanita namun dia belum pernah bertemu dengannya. Rasa penasaran akan wanita tersebut begitu dalam. Sang wanita tersebut sangat memujanya, mencintai dan menyayanginya meski belum pernah bertemu. Hal tersebut dituangkan wanita tersebut dalam goresan penanya untuk sang lelaki tersebut.


Romantisme yang begitu indah sehingga menimbulkan angan-angan kita dan tidak pula kupungkiri, akupun sempat membayangkan mengalami kejadian tersebut. Wow …. roman banget.

Aku sayapnya… tambatan hatinya
Yang mengilhami tiap langkah hidupnya
Begitu adanya… dalam goresan pena
Ia suratkan berkala untukku
Tak sekalipun kujumpai dia …..

Tak pernah berhenti mencintaiku
Seluruh jiwa raga meskipun samar
Siapakah gerangan dirinya

Aku nafasnya mungkin pula nadinya
Kan menjaga denyut jiwanya
Berartinya aku dimata hatinya
T’lah meniupkan cinta sejatinya
Sungguh enggan ia merelakan aku

Cinta mungkin tidak selalu bersama … tidak selalu bertemu
Cinta bisa dirasakan dengan hati dan perasaan
Cinta yang tulus adalah cinta yang tak mengharapkan sesuatu dari cinta tersebut

Cinta mungkin tak perlu dikejar, diraih atau dicari
Biarlah cinta itu datang sendiri karena cinta telah cukup untuk cinta
Cinta yang tulus adalah cinta yang tetap abadi meski ajal memisahkan