Bangsat, bangsat dan bangsat, mungkin kata itulah yang pantas dilayangkan kepada PSSI. Arogansi PSSI semakin menjadi-jadi. Buntut dari mundurnya Persebaya dalam babak 8 Besar LDI adalah memberi skorsing selama 2 tahun dilarang mengikuti kompetisi Liga Indonesia bagi kesebelasan Persebaya. Sepertinya PSSI memutuskan hukuman tersebut berdasarkan emosi semata, tanpa mempelajari faktor-faktor dari kasus tersebut, dan mungkin yang lebih penting adalah PSSI tidak pernah melakukan intropeksi diri sebagai organisasi resmi persepakbolaan Indoensia. Tidak sadar atau mungkin tidak mau menyadari kekurangan dan dosa-dosa yang telah dilakukan sehingga mencoreng persepakbolaan Indonesia serta sangat merugikan beberapa klub yang menjadi korban.
Memang PSSI mempunyai statement sendiri dalam menentukan hukuman untuk Persebaya, saya baca di Jawapos, tapi tetap saja keputusan tersebut tidak berdasarkan hukum yang ada. Banyak hal yang harus dipertanyakan kepada PSSI, mungkin seperti pernyataan yang saya kutip dari salah satu halaman jawapos :
(more…)